JOGJA– Usai melakukan pengamanan pemilu legislatif (Pileg), Polda DIJ langsung disibukkan pelaksaaan Ujian Nasional (unas) tingkat SMP/MTs yang dimulai kemarin (5/5). Untuk menjamin kelancaran dan pelaksanaan unas, setiap sekolah yang menjadi lokasi unas dijaga oleh personil anggota Polda DIJ.
“Setiap sekolah lokasi unas dijaga dua personil polisi,” kata Kabid Humas Polda DIJ AKBP Anny Pudjiastuti kemarin (5/5).
Berbeda dengan pengamanan unas tahun sebelumnya. Tahun ini, personil polisi yang ditugasi mengamankan pelaksaan unas dilarang mengenakan seragam dinas. Kebijakan tersebut diambil untuk memberikan rasa nyaman kepada peserta unas dan pengawas. “Polisi yang berjaga di sekolah memakai pakaian sipil biasa, tidak seragam. Kebijakan ini se-Indonesia tidak hanya di DIJ,” tambah Anny.
Pengamanan unas oleh kepolisian ini juga dilakukan ketika proses pendistribusian soal dari gudang penyimpanan menuju rayon dan rayon ke masing-masing sekolah lokasi unas. Jumlah sekolah tingkat SMP/MTs yang menjadi lokasi unas ada sebanyak 539 unit. Itu tersebar di seluruh wilayah DIJ. “Peserta unas ada 46.560 siswa. Siswa tingkat SMP dan MTs,” terang Anny. (mar/man/gp)