JOGJA – Kekhawatiran mundurnya PSIM Jogja dari kompetisi Divisi Utama 2014 nampaknya tidak bakal terjadi. Ya, setelah melakukan pembicaraan Sabtu (3/5) lalu di Balai Kota (Balkot) Jogja, Laskar Mataram-julukan PSIM Jogja- mengklaim segera mendapatkan suntikan dana segar.
Ketua Umum (Ketum) PSIM Jogja Haryadi Suyuti mengungkapkan, pihaknya sudah berhasil mendapatkan sponsor yang siap mendanai perjalanan Topas Pamungkas dkk di kompetisi kasta kedua tahun ini. Kata HS, calon sponsor ini sudah mengetahui potensi yang ada di tim Laskar Mataram.
“Sabtu lalu saya didampingi Pak Dwi Irianto (Direktur Utama PT Putra Insan Mandiri) serta Iriantoko Cahyo Dumadi (Direktur Keuangan PT PIM) sudah melakukan presentasi di depan sponsor. Sponsor pun juga sudah presentasi. Hasilnya bagus, kami telah bersepakat melakukan kerjasama,” tandas wali kota Jogja ini kemarin (4/5).
HS menambahkan, sponsor ini memang berminat mengembangkan industri sepak bola. Salah satu penyebab yang membuat sponsor ini tertarik mendukung PSIM ialah isi skuad Laskar Mataram yang berisikan banyak pemain lokal asli binaan daerah.
Setidaknya, kesepakatan dengan sponsor ini membuat finansial PSIM untuk sementara aman hingga akhir putaran pertama. Dana guna menghadapi Perseman Manokwari di Stadion Willis, Madiun pun dipastikan aman.
“Makanya sekarang anak-anak tidak pulang dulu ke Jogja. Mereka menetap di Madiun sampai laga melawan Perseman selesai,” tambahnya.
Sayangnya, HS enggan menyebut identitas sang sponsor. Tapi dia memastikan, sebelum laga kandang PSIM melawan Persenga Nganjuk 10 Mei nanti, sponsor bakal membuka jati dirinya langsung pada khalayak.”Intinya sponsor bakal berbicara langsung pada media. Kemungkinan itu dilakukan sebelum pertandingan kandang menghadapi Persenga,” jelasnya.
HS mengaku cukup puas dengan perjalanan PSIM sejauh ini. Dengan materi pemain lokal, nyatanya Laskar Mataram bisa tampil kompetitif. Itu terbukti dari keberhasilan Topas cs tak terkalahkan di laga tandang hingga pekan kelima.
HS berterima kasih dengan kesabaran yang ditunjukkan ofisial dan pemain PSIM. HS mendoakan, cita-cita meraih kemenangan tandang sudah terwujud di laga kontra Perseman.
“Intinya saya berharap anak-anak bisa meraih hasil semaksimal mungkin menghadapi Perseman. Sukur-syukur mampu meraih kemenangan pada pertandingan itu,” tegasnya.
Di bagian lain, kekhawatiran PSIM tak dibela Andri Wirawan Selasa nanti dipastikan terpatahkan. Asisten pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto menyatakan cedera lutut Andri tidak parah sehingga dapat diturunkan kontra Perseman.
Ya, dalam laga menghadapi Madiun Putra FC (MPFC) Sabtu lalu, Andri ditarik apda pertengahan babak kedua. Perannya digantikan oleh bek muda Tri Wahyu Hidayat. “Ya, Andri saya pastikan sudah bisa bermain lagi. Jadi dengan begitu komposisi pemain inti tidak akan banyak berbeda dengan laga Sabtu,” terangnya. (nes/din/ga)