MUNGKID – Komando Distrik Militer (Kodim) 0705 Magelang terjun lansung ke lapangan, setelah status Gunung Merapi ditingkatkan jadi Waspada,. Bersama beberapa personel dan pejabat di lingkungan Pemkab Magelang, Komandan Kodim 0705 Magelang, Letkol Kav Adang Sumpena mengecek kawasan Gunung Merapi di Kabupaten Magelang. Pengecekan dilakukan sebagai upaya persiapan, bila Merapi terus mengalami peningkatan status.
Sejumlah tempat yang disambangi Dandim, di antaranya Posko Pusat di Kantor BPBD Kabupaten Magelang, markas Koramil Dukun, Kantor Desa Krinjing, Pos Babadan, Kantor Desa Ngargomulyo Kecamatan Dukun, Pos Ngepos Kecamatan Srumbung, dan tempat pengungsian di Kecamatan Salam. Selain beberapa kantor pemerintahan, Dandim juga mengecek kondisi ruas jalan di sekitar Merapi.
“Termasuk perbaikan jalan yang menjadi jalur evakuasi warga. Dari pantauan, kondisi berbagai jalur evakuasi warga kawasan Merapi terlihat rusak. Penyebabnya dilalui truk pengangkut pasir dan batu dari berbagai sungai yang berhulu di Gunung Merapi,” ungkap Dandim 0705 Magelang, Letkol Kav Adang Sumpena saat berkunjung ke tempat pengamatan Gunung Merapi di Pos Babadan, Kecamatan Dukun, Sabtu (3/5).Pada kesempatan tersebut, Adang menegaskan telah menyiagakan 100 personel di Markas Kodim Magelang dan Pos Komando BPBD Kabupaten Magelang. Persiapan personel terkait kewaspadaan terhadap aktivitas vulkanik Gunung Merapi.
Menurutnya, hasil pengecekan kawasan Merapi, nantinya menjadi data yang disampaikan saat rapat koordinasi (rakor) dengan jajaran Pemkab Magelang yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Pengecekan tersebut menyangkut keperluan untuk evakuasi warga yang setiap saat harus dilakukan. Yakni, meliputi tempat pengungsian dan peralatan untuk mendukung proses evakuasi.
“Kami sikapi perkembangan aktivitas Merapi yang dinaikkan menjadi Waspada . Mewaspadai dampak negatif dari Merapi terhadap masyarakat, kami melihat langsung. Kami menjadi tahu akan kekurangan dan kelebihan yang dimiliki. Jika ada kekurangan, tentu bisa langsung dilengkapi,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat di kawasan Gunung Merapi tetap tenang. Namun, masyarakat harus terus waspada terhadap perkembangan gunung berapi tersebut. “Tetap tenang, tetapi waspada. Ikuti instruksi aparat wilayah, petugas pos, dan BPBD. Jangan terpancing isu dan kabar yang tidak bertanggungjawab,” pintanya.
Pada kunjungannya tersebut, Adang ditemani petugas Pos Babadan Purwono, Camat Dukun Siti Zumaroh, Kepala Polsek Dukun AKP Eko Mardiyanto, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, dan sejumlah relawan Gunung Merapi.(ady/hes/nn)