BANTUL-Tak diragukan lagi, Emile Mbamba dan penjaga gawang Wahyu Tri Nugroho (WTN) merupakan dua penggawa dengan performa paling stabil di Persiba Bantul. Namun ironis, Mbamba dan WTN menjadi “pesakitan” saat The Reds menjamu Persipura Jayapura dalam laga terakhir putaran pertama penyisihan Indonesian Super League (ISL) 2014 di Stadion Sultan Agung kemarin (2/5).
Ya, Mbamba dan WTN membuat kesalahan super fatal yang berakibat pada kerugian tim. Saat kedudukan 1-1, WTN gagal menangkap dengan sempurna crossing gagal yang dilepas Ian Kabes. Walhasil bola liar mampu dimanfaatkan Boas Solossa membawa Mutiara Hitam unggul 2-1 pada menit 45.
Sedangkan Mbamba, penyerang yang pernah merumput di Liga Israel ini melakukan kesalahan sangat konyol. Di awal babak kedua, Persiba mendapat penalti usai dilanggarnya Mbamba oleh bek Persipura Domingus Fakdawer. Namun, alih-alih menjadi berkah, penalti tersebut malah awal petaka Laskar Sultan Agung.
Mbamba yang ditunjuk sebagai eksekutor membuat tipuan illegal untuk kiper Yoo Jae Hoon. Di tengah ancang-ancang menendang bola, Mbamba berhenti dengan maksud membuat Yoo mati langkah. Melihat Yoo sudah bergerak ke sisi kanan gawangnya, Mbamba melesakkan bola di sebelah kanan gawang Persipura.
Tapi tipuan tersebut dianggap pelanggaran oleh wasit Jumadi Effendi. Dengan tegas, Jumadi langsung memberikan kartu kuning kedua pada Mbamba. Ya, Mbamba pun wajib meninggalkan lapangan sehingga Persiba bermain dengan 10 orang hingga berakhirnya laga.
“Sangat disayangkan, karena sebenarnya dengan 11 orang kami bisa mengimbangi Persipura. Kartu merah Mbamba membuat kami hancur lebur,” ucap Sajuri Said, pelatih Persiba.
Ngon A Djam yang menggantikan Mbamba sebagai algojo mampu lelesakkan bola pada menit 52. Tapi karena unggul jumlah pemain, Persipura dengan leluasa membombardir pertahanan Persiba. Tiga gol susulan dari Persipura dari Boas (59’), Ian Kabes (84’) serta Boakai Eddi Foday (88’) tak bisa dibendung WTN cs. Akibatnya Persiba pun mengakhiri putaran pertama dengan kekalahan telah 2-5.
Dengan hasil ini, maka Persiba dipastikan menjadi juru kunci Wilayah Timur pada jeda putaran pertama. “Saya sangat berharap ada perbaikan pada putaran kedua,” ungkapnya.
Di kubu Persipura, Boas mengaku sangat puas dengan performa timnya. Ia pun mengatakan hatrick yang diciptakannya juga berkah dari soliditas Persipura selama bermain di SSA. Selain mencetak gol pada menit 45’ dan 59, mantan penyerang tim nasional (timnas) ini membawa Persipura unggul lebih dulu di menit 9. Tapi gol tersebut berhasil dibalas Mbamba melalui sundulan kepala di menit 36. “Malam yang gemilang bagi kami. Makin lengkap karena saya juga cetak hattrick,”tegasnya. (nes/din)