MAGELANG – Sebanyak 64 stan meramaikan festival kuliner yang digelar dua hari, 2-4 Mei di Bakorwil 2. Ada 12 stan kuliner yang bergabung dan menyuguhkan berbagai aneka makanan khas lokal Magelang dan sekitarnya. Selain itu, ada 19 stan UKM nonkuliner. Seperti batik, kerajinan tangan, dan lainnya.
“Ada 64 stan. Rinciannya ada 12 UKM kuliner, 19 UKM nonkuliner, serta 13 stan dari kab/kota di wilayah Bakorwil II,” kata Ketua penyelenggara, Joko Soeparno, kemarin (2/4).
‪Joko meneruskan, sehari sebelum acara dimulai, sempat ada beberapa pelaku usaha yang ingin bergabung. Namun, pihak panitia tidak bisa menampung karena keterbatasan lokasi.
‪”Antusiasme peserta luar biasa. Malahan ada yang rela membawa tenda sendiri. Kami tetap tidak bisa terima, karena lokasi sudah penuh,” tegasnya.
‪Lebih lanjut, Joko memaparkan kegiatan ini lebih fokus pada promosi produk unggulan. Terutama para pelaku usaha di wilayah Kota Magelang.
Saat membuka acara, Wali Kota Sigit Widynindito meminta pelaku UKM meningkatkan kualitas produknya, mengingat persaingan di pasar cukup kompetitif.
‪Secara khusus, Sigit berpesan agar pelaku UKM bekerja sama dengan baik dengan siapapun. Terutama pada pelaku usaha yang sudah mempunyai manajemen yang baik.
‪”Jangan cepat berpuas diri, teruslah belajar pada siapapun, agar kualitas produknya bisa bersaing di pasaran,” katanya.(dem/hes)
Fokus pada Promosi Produk Unggulan