JOGJA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk secara resmi membuka penerbangan rute Jogjakarta – Makasar PP. Rute Jogjakarta – Makasar ini sebagai bagian dari upaya memperluas jaringan penerbangan untuk rute domestic. Juga sebagai upaya untuk mengangkut penumpang dan barang.
Penerbangan Jogjakarta – Makassar PP tersebut dilayani satu kali setiap hari. Dengan menggunakan pesawat Bombardier CRJ-1000 NextGen yang berkapasitas 96 penumpang, terdiri dari 12 penumpang kelas bisnis dan 84 penumpang kelas ekonomi. Penerbangan Jogjakarta – Makassar (GA 677) berangkat dari Jogja pukul 18.25 WIB dan tiba di Makassar pukul 21.20 WITA. Sementara penerbangan Makassar – Jogjakarta (GA 676) berangkat dari Makassar pukul 17.00 WITA dan tiba di Jogjakarta pukul 17.45 WIB.
Menurut General Manager Garuda Indonesia Branch Office Jogjakarta Muhammad Anshori dalam penerbangan perdana Kamis (1/5) kemarin load factor atau tingkat keterisian mencapai 90 persen. Hal itu, jelas dia, menunjukkan respon yang positif.
“Target kami, paling tidak untuk tahap awal ini bisa 80 persen,” ujar Anshori disela penerbangan perdana di Bandara Adisutjipto.
Anshori mengungkapkan pihaknya membidik para mahasiwa dari wilayah timur yang banyak belajar di Jogja. Selain itu, juga dari kalangan leisure dan pebisnis. Pembukaan rute baru ini, lanjutnya, merupakan bagian kelanjutan program ekspansi jaringan yang dilaksanakan Garuda Indonesia.
Dengan memperluas jaringan penerbangan di wilayah Indonesia, Garuda berkomitmen untuk terus mendukung konektivitas antar daerah. Ini mengarah pada peningkatan ekonomi, bisnis dan pariwisata di kota-kota yang dihubungkan tersebut. “Penerbangan Jogjakarta – Makassar ini diharapkan dapat meningkatkan arus wisatawan maupun pebisnis di kedua kota,” terangnya.Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata DIJ Didik Purwadi menyambut baik hadirnya penerbangan Garuda rute Jogjakarta – Makassar ini. Hal itu mengingat Jogjakarta merupakan kota yang memiliki potensi pariwisata khususnya wisata budaya.
“Dengan dibukanya rute ini, maka akan semakin memudahkan para pengguna jasa di Jogjakarta untuk melaksanakan perjalanan wisata dan bisnis ke Makassar maupun sebaliknya,” ungkapnya. (pra/ila)