BANTUL-Usai sukses meraih kemenangan perdana kontra Perseru Serui Senin (28/4) lalu, Persiba Bantul kembali menjalani laga kandang kontra tim asal Papua. Namun, lawan yang mereka hadapi di Stadion Sultan Agung (SSA) malam ini (2/5) adalah salah satu tim terkuat di Indonesia saat ini, yakni Persipura Jayapura.
Bila dilihat dari kualitas tim maupun reputasi, Persiba jelas bukan apa-apanya Persipura. Ya, Persipura adalah peraih gelar juara ISL tiga kali yang juga berstatus juara bertahan pada kompetisi kasta tertinggi ini. Berbeda dengan Persiba yang berstatus sebagai penghuni juru kunci Wilayah Timur pada tahun debut di ISL.
Meskipun demikian, Pelatih Persiba Sajuri Said menyerukan pada anak asuhnya untuk tak takut menghadapi Boas Solossa dkk. Pasalnya, berbeda dengan musim-musim sebelumnya, kali ini Persipura sedikit mengalami penurunan performa.
Klub yang disponsori perusahaan raksasa PT Freeport Indonesia tersebut memang belum mengantongi satupun kekalahan. Tapi, permainan impresif layaknya musim lalu belum keluar. Hasilnya dari delapan laga anak asuh Jacksen F. Tiago ini baru mengemas tiga kemenangan. Sisanya selalu berakhir imbang. “Di kandang saja mereka seringkali kehilangan angka. Intinya mereka sudah tak seperkasa dulu,” tutur Sajuri kemarin.
Karena itulah, Sajuri memastikan dirinya tidak akan menggunakan striker parker bus malam ini. Selain untuk memberikan hiburan pada penonton, itu juga menjadi bukti kalau Persiba memang serius mengejar tiga angka di SSA.
Ya, raihan tiga poin memang sangat penting bagi Persiba. Pasalnya, dengan begitu mereka tentu membuka peluang tidak mengakhiri putaran pertama di posisi buncit Wilayah Timur. “Kami tidak ingin mengakhiri putaran pertama di posisi buncit. Untuk itulah kami harus menang. Menggunakan strategi gerendel jelas bukan pilihan kami,” serunya.
Persiba sedikit diuntungkan dengan absennya tiga pilar Persipura. Tiga penggawa mereka Andri Ibo, Bio Pauline dan Yohanes Ferinando Pahabol harus menepi lantaran mendapat hukuman skorsing dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Kata Sajuri fakta ini tentu menguntungkan Persiba. Walaupun, jika melihat dari materi secara keseluruhan, Persipura sangat merata. “Intinya larangan bermain tiga penggawa Persipura memang sedikit menguntungkan. Namun kami juga sadar kalau mereka punya materi merata,” jelasnya.
Penyerang Laskar Sultan Agung Emile Mbamba mengaku siap membobol gawang Persipura. Ya, Mbamba tentunya memang sangat diandalkan Sajuri menyumbangkan angka buat tim. Terlebih lagi, Mbamba sedang on fire menyusul dua gol yang ia ciptakan lawan Perseru. “Tentunya saya ingin mencetak gol lagi dan membawa tim ini meraih tiga angka,” sergahnya.
Pelatih Persipura, Jacksen F Tiago mengatakan, Boas cs wajib membawa poin dari Bantul. Tiga angka jelas menjadi target utama Mutiara Hitam. Apalagi, mereka perlu mencari pengganti poin hilang usai ditahan imbang PSM Makassar di kandang serta Persiram Raja Ampat di Maguwoharjo International Stadium (MIS), Sleman.
“Dalam dua laga terakhir kami selalu tertahan. Dengan adanya tiga pemain absen memang sedikit mempengaruhi kekuatan. Tapi saya optimistis kami mampu meraih hasil maksimal,” ucapnya. (nes/din)