SLEMAN-Demi menjaring atlet, KONI Kabupaten Sleman segera menyelenggarakan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) 2014. Porkab 2014 ini akan mempertandingkan lima cabang olahraga (cabor).
Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Sleman Sukiman Hadiwijaya mengatakan, gelaran Porkab akan dibuka di Lapangan Pemda Sleman Sabtu (3/4). Pada pembukaan Porkab ini juga dihadiri cabor-cabor yang tidak dipertandingkan. “Cabor-cabor yang tak ada di Porkab bakal kami pertandingkan di Kejurkab. Jadi Porkab ini sekaligus Kejurkab,” jelasnya kemarin (1/5).
Menurut Sukiman, kelima cabor yang dipertandingkan adalah atletik, tenis meja, bola voli, catur, dan bulutangkis. Menurutnya, cabor yang dipilih adalah olahraga yang dapat diikuti semua atau paking tidak hampir semua kecamatan yang ada di Kabupaten Sleman.
Dari kelima cabor tersebut, hanya ada sembilan medali emas, perak dan perunggu yang diperebutkan. Bulutangkis serta tenis meja misalnya yang sama sekali tidak mempertandingkan nomor perorangan. Atletik pun hanya mempertandingkan dua nomor yakni lari 3.000 meter dan 5.000 meter.
“Kami memilih cabor berdasarkan kemerataan di seluruh kecamatan peserta. Jika semua kecamatan mampu mengikutinya baru cabor tersebut kami pertandingkan,” jelas Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov PBSI DIJ ini.
Sukiman mengakui cabor yang dipertandingkan dalam Porkab memang berkurang dari pergelaran sebelumnya, tahun 2011. Tapi, KONI Sleman bukan tanpa alasan menghilangkan empat cabor.
Pada Porkab 2011, empat cabor futsal, sepak takraw, tenis lapangan dan bola basket ternyata tidak memenuhi kriteria kompetisi. Banyak kecamatan yang mengambil atlet pelajar. Pelajar tersebut diambil dari sekolah yang berkedudukan di kecamatan setempat.
“Karena itulah empat cabor ini tidak kami pertandingkan. Sebab tak memenuhi kriteria. Untuk itu kejuaraan-kejuaraan ini hanya berstatus Kejurkab,” tandasnya.
Ketua Umum (Ketum) KONI Sleman Pramana mengungkapkan tujuan Porkab bukan semata untuk menjaring atlet. Menurut Pramana, ia ingin Porkab dijadikan ajang agar nantinya atlet Sleman benar-benar berasal dari Warga Sleman asli. (nes/din)