• Sebuah Rumah dan Warung Ankringan Jadi Sasaran

GAMPING– Aksi pelemparan botol molotov oleh orang tidak dikenal kembali terjadi di wilayah Gamping. Peristiwa itu menambah panjang deretan kasus yang belum berhasil diungkap aparat kepolisian.Sejak teror pertama menimpa rumah dinas Camat Gamping Budiharjo di Dusun Mejing, Ambarketawang Senin (16/12/13), polisi belum bisa menangkap pelaku maupun mengungkap motif di balik aksi teror tersebut.Kali ini giliran rumah warga dan sebuah warung angkringan yang dilempar molotov dalam waktu hampir bersamaan kemarin (16/1). Kasus tersebut menjadi teror ke lima yang terjadi dalam sebulan terakhir.Lokasi pelemparan Molotov menimpa rumah Listia WH, 63, warga Pasekan Lor, RT 01/RW03, Balecatur. Sedangkan warung angkringan milik sulastri, 50, warga Ngaran, RT 04/RW 19, Balecatur. Dua lokasi ini tidak jauh dari kantor Balai Desa Balecatur, hanya berjarak sekitar 100 meter di sebelah baratnya.Akibat pelemparan Molotov itu, rumah Listia terbakar pada bagian pintu dan dinding. Api tidak menjalar ke bagian lain karena berhasil dipadamkan warga setempat tidak lama setelah kejadian.Listia mengaku heran lantaran rumahnya menjadi sasaran pelaku teror. “Padahal saya tidak punya masalah,” ungkapnya.Sementara api dari molotov di warung angkringan Sulastri membakar tenda dan sejumlah perabot . Di lokasi ini bau minyak tanah tercium cukup menyengat dari kain perca yang diduga sisa sumbu pemantik molotov. “Kami tidak pernah punya musuh, baik dalam bisnis maupun politik,” ungkap Widaryanto, salah seorang kerabat korban.Saat ini, teror molotov cukup meresahkan warga Gamping. Sebab, pelaku tidak hanya menyasar kantor pemerintah, tetapi juga rumah warga. Bahkan, setelah rumah dinas camat, pelempar Molotov menyasar sebuah mini market dan kantor kepala Desa Banyuraden.Polisi belum bisa mengaitkan peristiwa tersebut dengan kejadian-kejadian sebelumnya. Meskipun, pelaku pelemparan Molotov diduga berasal dari kelompok yang sama. “Kami masih memburu pelakunya, sekaligus menungkap motif pelemparan molotov,” ujar Kapolsek Gamping Kompol Bambang Widyanto usai olah tempat kejadian perkara.(yog/din)