Kamis, 09 September 2010
Jalur KA Kembali Normal
MADIUN - Kerusakan rel di lokasi KA Logawa terguling di Desa Pajaran, Saradan, kemarin dini hari (1/7) sudah tuntas diperbaiki. Kali pertama, pukul 01.36, jalur tersebut dilintasi KA Gayabaru. Namun, saat melintas di lokasi kecelakaan, kecepatan kereta rendah. ”Sudah kembali normal. Petak jalur sudah kembali difungsikan,” kata Yuli Purwanto, kepala Stasiun KA Madiun kemarin.
Dia menambahkan, setelah perbaikan rampung, KA yang melintas di antaranya Matarmaja, Malabar, Senja Kediri, dan Gajayana. Yuli menambahkan, sempat terjadi penumpukan KA sebelum petak jalur tuntas diperbaiki. Bahkan, pemberangkatannya dilakukan di Stasiun Madiun. Penumpang KA itu mayoritas dikirim menuju Stasiun Madiun dengan bus. Total, ada tujuh KA yang terpaksa berangkat dari Stasiun Madiun. Antara lain KA Gajayana dan Matarmaja.
Hamzah, kepala tiket Stasiun KA Madiun, menambahkan, kecelakaan KA Logawa tak menyurutkan niat warga untuk naik kereta. Bahkan, penumpang yang berangkat dari Stasiun Madiun meningkat hingga 15 persen. ”Ini bertepatan dengan masa liburan,” ujarnya.
Meski demikian, tetap saja ada penumpang yang khawatir atau waswas. Andika, penumpang KA Sancaka, berharap ke depan kereta bisa lebih aman dan nyaman. ”Saya memang biasa naik kereta api. Tapi, sekarang saya jadi sedikit takut. Tadi saat lewat di lokasi tergulingnya KA Logawa, jalannya pelan-pelan,” ungkapnya.
Sementara itu, jumlah pasien korban kecelakaan KA Logawa yang dirawat di RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, terus berkurang. Hingga kemarin tinggal lima orang yang berada di ruang rawat inap. Mereka mengalami cedera otak ringan dan berat serta perdarahan. ”Sebelumnya masih ada 18 pasien,” kata Humas RSUD Caruban Munirul Huda.
Dua di antara pasien yang masih tersisa itu, lanjut dia, akan dipulangkan hari ini (2/7). Untuk biaya perawatan, jelas Munir, PT Jasa Raharja yang menanggung. Kelengkapan administrasi berupa formulir biodata santunan sudah diterima RSUD. ”Kesepakatan sudah ada dan selama dirawat di sini, mereka gratis. Yang sudah pulang atau dirujuk nanti melihat di daftar,” jelas Munirul. (ota/jpnn)

 
Banner
Copyright © 2008 PT. Yogyakarta Intermedia Pers. All rights reserved.