Kamis, 09 September 2010
Flu Meluas, Karantina Puluhan Santri

[Senin, 27 Juli 2009]

JOMBANG – Dinas Kesehatan Jombang pernah menyatakan bahwa pondok pesantren (ponpes) adalah salah satu titik rentan penularan flu babi (swine flu). Sebab, di dalam ponpes banyak pendatang dari luar Jombang, bahkan luar pulau, yang bisa saja membawa masuk virus H1N1.

Kekhawatiran itu saat ini terus diantisipasi. Salah satu contohnya, puluhan santri di Ponpes Tebuireng, Kecamatan Diwek, terpaksa dikarantina. Penyebabnya, mereka menderita flu dan batuk.
Bahkan, jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah penderita flu di ponpes tersebut melonjak drastis. Meski belum dapat dipastikan ada wabah flu babi, ponpes mulai mengantisipasi.
”Memang ada peningkatan yang cukup tajam pada jumlah penderita flu. Itu terjadi sejak 20 Juli lalu,” ungkap KH Irfan Yusuf, salah seorang pengasuh Ponpes Tebuireng, ketika ditemui sejumlah wartawan kemarin (26/7).
Dokter Halida Rianti, dokter poliklinik ponpes tersebut, membeberkan bahwa jumlah santri baru yang menderita flu tahun lalu hanya 15 orang. Namun, pada tahun ajaran baru 2009, jumlahnya melonjak jadi 86 orang.
Disinggung soal kemungkinan wabah flu babi, Halida membantahnya. Sebab, untuk memastikan serangan H1N1, diperlukan pemeriksaan laboratorium. Tapi, sampai saat ini, lanjut dia, belum ada indikasi ke arah flu babi. (doy/jpnn/zen) 

 
Banner
Copyright © 2008 PT. Yogyakarta Intermedia Pers. All rights reserved.