Kamis, 23 Mei 2013
Radar Kedu
Jumlah Pendonor Darah Bertambah
Wednesday, 10 April 2013 09:31

PURWOREJO - Kegiatan bakti sosial memperingati Hari Kartini ke-134 di Kabupaten Purworejo juga digelar dengan donor darah. Kali ini, jumlah pedonor meningkat dibanding even serupa tahun lalu."Kali ini, donor darah meningkat hingga 80 persen. Tahun lalu peserta hanya 21 orang, kini meningkat jadi 48 pendonor darah," kata Wakil Ketua Panitia Peringatan Hari Kartini dr Lina Kurniawati MPH di PMI cabang Purworejo Rabu lalu (3/4).Lina melanjutkan, peningkatan jumlah pendonor darah bekat sosialisasi yang tepat sasaran dan didukung pedonor baru yang antusias menolong sesama. “Ada beberapa yang belum memenuhi syarat karena Hb dan tensi kurang. Namun niat mereka perlu dihargai," imbuhnya.Ketua TP PKK Ny Yaminah Suhar SH didampingi Ketua DWP Ny Sri Yuni Astuti Tri Handoyo menambahkan, mayoritas warga yang ikut donor darah, karena tergerak membantu sesama. Setetes darah bisa menyelamatkan nyawa orang lain."Marilah menjadi pedonor darah, jangan ditunda-tunda," ajaknya.Berbarengan dengan itu, panitia peringatan Hari Kartini Purworejo mendatangi An, 28, salah satu warga desa di Gebang Purworejo. Ia mendapat perhatian khusus. Apalagi gadis ini menderita keterbelakangan mental dan menjadi korban pemerkosaan hingga memiliki dua anak.Korban diberi bantuan uang dan paket bingkisan. Ikut menyerahkan, Ny Sutrisno didampingi dr Lina Kurniawati MPH, dan beberapa tokoh lainnya.(tom/hes)

 
PPK Salam Tetapkan 35.627 Pemilih
Tuesday, 09 April 2013 09:47

MUNGKID – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Salam menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng pada Mei mendatang. Jumlahnya, sebanyak 35.627 pemilih. Keputusan jumlah DPT ini sudah melalui proses pendataan. Ke depan diharapkan tidak ada lagi warga yang tidak terdaftar. “Penetapan DPT Pilgub Mei 2013, selanjutnya diserahkan ke KPU untuk ditetapkan,” kata Ketua PPK Salam Mutadho, usai rapat penetapan DPT di aula Kecamatan Salam kemarin (8/4).Mutadho berharap, penetapan DPT Pilgub tidak menimbulkan sengketa Pilgub. Karena, semua pihak sudah menyetujui jumlah pemilih tetap. DPT yang berjumlah 35.627  pemilih sudah diputuskan final.“Karena sudah disepakati  dalam rapat pleno oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Salam," katanya.Camat Salam Sukamtono menambahkan, meski sudah ditetapkan DPT, greget untuk Pilgub masih sepi. Dia menilai, pasangan calon gubernur Jateng masih terkesan adem-ayem di Kecamatan Salam. “Selama ini, baik spanduk dan poster dari tim sukses masing-masing pasangan calon gubernur Jateng belum kelihatan menonjol,” imbuh Sukamtono. Dalam Pilgub Mei, masyarakat Salam dihimbau menggunakan hak pilihnya. Karena, setiap sosialisasi yang dilakukan petugas, warga akan menggunakan hak pilih.“Yang jelas, warga akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan mendatang,” paparnya.Terkait jumlah penetapan DPT Kecamatan Salam, sudah dilakukan sesuai tahapan Pilbup Mei 2013. Dengan  ditetapkan jumlah pemilih, nantinya tidak ada lagi sengketa jumlah pemilih. Karena sudah dilakukan sesuai prosedur.(ady/hes)

 
PDAM Macet, Warga Sulit Mandi
Tuesday, 09 April 2013 09:43

MUNGKID - Selama empat hari terakhir, di Kecamatan Salaman dan Kajoran tidak mendapatkan pasokan air bersih dari PDAM Kabupaten Magelang. Penyebabnya, distribusi air tidak lancar. Akibatnya, warga harus menggunakan air dari sungai dan mata air pedesaan.

 
Target Masuk Rekor MURI
Tuesday, 09 April 2013 09:41

MAGELANG - Banyak cara mempromosikan potensi daerah. Seperti yang dilakukan Pemkot Magelang, memiliki cara tersendiri mengenalkan potensinya. Tahun ini, pemkot mengadakan pameran dan lomba fotografi sekaligus merayakan hari jadi ke-1107 Kota Magelang.

 
Kewalahan Penuhi Permintaan Perusahaan
Tuesday, 09 April 2013 09:33

MAGELANG - Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) tak bisa dipandang sebelah mata. Banyak lulusannya bekerja di sejumlah perusahaan besar nasional. Selain itu, tidak sedikit yang langsung menjadi wirausaha sesuai bidang yang ditekuninya.Lulusan SMK Pius X Kota Magelang banyak yang diterima jadi karyawan di beberapa perusahaan lokal maupun nasional. Sebelum lulus, mereka sudah diterima di perusahaan tersebut.“Sekolah ini kewalahan memenuhi permintaan sejumlah perusahaan yang ingin merekrut siswa SMK Pius X. Hampir semua bekerja di berbagai perusahaan, baik hotel, rumah sakit, rumah makan, perusahaan garmen, dan lainnya,” kata guru Tata Busana SMK Pius X Kota Magelang Rita Ayu Budiastuti SPd kemarin (8/4).Rita meneruskan, sekolah ini memiliki 484 siswa. Adapun jurusan yang ada adalah tata boga, tata busana, dan  pastry (membuat kue). Selain dibekali teori, mereka juga melaksanakn praktek kerja industri di berbagai perusahaan.“Tempat prakteknya tidak hanya di Kota Magelang, melainkan banyak ke luar kota. Seperti Jogja, Semarang, Jakarta, Denpasar, hingga ke luar negeri yaitu Malaysia,” katanya.Sekolah ini lebih mendidik para siswa berwirausaha setelah lulus sekolah. Banyak lulusan dari sekolah ini yang menjadi pelaku usaha mandiri dengan mempekerjakan karyawannya.“Salah satu lulusan terbaik kami ada yang menjadi designer kebaya di acara salah satu televisi swasta. Yakni, opera van  java. Ini keteladanan siswa untuk lebih mandiri dalam mencari peluang usaha,” paparnya.Wali Kota Magelang Sigit Widyinindito berpesan pada siswa untuk serius dalam belajar. Terutama mengasah ketrampilan, agar pada saat masuk dunia kerja sudah siap.“Harus semangat dalam belajar, agar bisa menjadi orang sukses nantinya. Jangan lupa, bawa rasa percaya diri kalian saat bekerja di manapun berada,” pesan wali kota saat memimpin upacara di sekolah tersebut.(dem/hes)

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 10 of 60
Banner
Copyright © 2008 PT. Yogyakarta Intermedia Pers. All rights reserved.