|
Thursday, 23 February 2012 11:11 |
|
HMP Jogja Reklasifikasi Bintang Lima Okupansi Sekitar 60 Persen
JOGJA - Menyandang predikat hotel berbintang menjadi keunggulan tersendiri. Inilah yang dirasakan Hotel Melia Purosani (HMP) Jogja yang mendapatkan reklasifikasi bintang lima sesuai peraturan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). “Hotel ini merupakan satu-satunya hotel bintang lima yang berhasil mendapat reklasifikasi. Kami merupakan hotel bintang lima bertaraf internasional yang ada di jantung Kota Jogja,” kata Human Resource Manager HMP Jogja Rahmani Dewi saat acara syukuran, kemarin (22/2).
Rahmani meneruskan, reklasifikasi sertifikasi ini merupakan penilaian yang dilakukan secara berkala dengan berdasar beberapa aspek. Mulai dari produk hotel, layanan, dan pengelolaan manajemen sesuai standar yang ditetapkan. Demikian pula untuk karyawan hotel. Di samping itu, hotel juga diperiksa mengenai kelengkapan perijinan, dan pajak. “Kualitas pelayanan atau service quality merupakan salah satu aspek yang dinilai dalam reklasifikasi. Kami juga dinilai mengenai produk yang tersedia dan pengelolaan manajemen,” jelasnya. General Manager HMP Jogja Andrew Fernandez mengatakan, reklasifikasi sertifikasi sangat penting bagi kredibilitas hotel. Selain itu, untuk memperkuat nilai jual hotel di pasar yang semakin kompetitif. Apalagi di Jogjakarta, banyak hotel baru dengan berbagai konsep yang menjadi unggulan. “Kami berusaha menjaga kualitas layanan dan servis pada tamu. Tahun ini, kami akan meng-upgrade sejumlah kamar untuk menambah kenyaman tamu,” ungkapnya. Selama Februari ini, dunia perhotelan memasuki masa low season. Hal yang sama dirasakan HMP Jogja yang ada di Jalan Suryotomo, Kota Jogja. Tingkat kunjungan di angka 60 persen dengan total 280 kamar. Kebanyakan tamu yang menginap adalah peserta meeting, incentive, convention, and exhibition atau MICE,” katanya.(ila/hes)
|