Kamis, 09 September 2010

Sport

Indeks » Sportivo » Total Football


Maradona Hampir Pasti Mundur
0.0/5 (0 vote)

BUENOS AIRES – Masa depan Diego Maradona sebagai arsitek timnas Argentina belum juga menemui titik terang. Bahkan, kabar dari sejumlah media lokal Argentina menyatakan bahwa dia  segera angkat kaki dari timnas. Penyebabnya, Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) keberatan terhadap syarat yang diajukan Maradona.

Sebelum perundingan dengan Presiden AFA Julio Grondona Senin lalu (26/7), Maradona mengatakan bersedia menandatangani perpanjangan kontrak. Syaratnya, dia boleh membawa serta seluruh tim kepelatihannya. Mulai asisten, masseur, hingga bagian perlengkapan. Nah, syarat itu sulit dipenuhi AFA.

”Diego membela seluruh stafnya dan ingin mempertahankan mereka. Namun, Julio Grondona tidak sepakat. Diskusi pun tidak menemukan titik temu. Saya pikir, era Maradona sudah berakhir,” ungkap sumber di internal AFA yang dikutip koran Ole.

Namun, klaim itu langsung dibantah AFA. Organisasi yang mengangkat Maradona tiga tahun lalu tersebut menegaskan bahwa negosiasi belum usai. Meski keberatan terhadap permintaan Maradona, AFA tidak menghentikan perundingan. Di sisi lain, Maradona juga siap jika memang harus berkompromi dengan AFA.

   ”Setelah kedua pihak menyatakan pandangannya masing-masing, Grondona mengatakan bahwa dia harus merundingkan dulu syarat yang diajukan Maradona dengan anggota komite eksekutif,” ungkap juru bicara AFA Cherquis Bialo seperti dikutip Associated Press. ”Mereka bakal bertemu lagi,” imbuhnya.

Menurut Bialo, pertemuan itu hanya antara Maradona dan Grondona. Jalannya negosiasi berlangsung seru. Kadang-kadang mereka bisa saling memahami. Tapi, ada kalanya mereka sama-sama mengeluarkan suara tinggi. ”Kini bola ada di tangan komite eksekutif,” ungkap Bialo.

   Sebenarnya Grondona setuju saja jika Maradona mempertahankan staf teknis semacam masseur atau tukang perlengkapan. Yang jadi masalah justru sejumlah asistennya. Grondona tidak setuju Maradona membawa serta Oscar Ruggeri, salah seorang asisten yang menangani barisan belakang. Di Piala Dunia lalu, pertahanan Tango –julukan Argentina– tidak solid sehingga digelontor empat gol oleh Jerman di perempat final.

Namun, ada kans komite eksekutif AFA mengambil langkah yang berbeda dengan kehendak Grondona. ”AFA tidak punya rencana lain (selain mempertahankan Maradona). Kami punya solusi darurat jika dibutuhkan. Tapi, AFA berharap solusi itu tidak perlu dijalankan,” ujar Bialo. (na/c3/ca)
 
Copyright © 2008 PT. Yogyakarta Intermedia Pers. All rights reserved.