MUNGKID - Jalan di kawasan objek wisata alam Ketep Pass mendapat sorotan wisatawan. Akses jalan masuk menuju kawasan wisata tersebut mengalami kerusakan. Pantauan Radar Jogja, kerusakan memang semakin banyak terdapat di ruas jalan mulai Tlatar hingga Ketep Pass. Di jalur sepanjang sekitar lima km tersebut banyak aspal yang mengelupas.
Ukurannya bervariasi, ada yang hingga empat kali empat meter. Kerusakan tersebut juga tampak aneh karena berupa lapisan atas aspal yang sobek sehingga membuat lubang. Lubang itu juga tidak dalam, namun hanya setebal 5 cm dan bagian bawahnya juga berupa aspal yang halus. ”Seperti kulit yang mengelupas, dan tampak kulit lapis kedua,” kata Sutopo, seorang sopir yang membawa wisatawan dari Jogja. Kondisi ini bertolak belakang dengan ramainya pengunjung selama liburan ini. Padahal objek wisata yang mengandalkan panorama dan hawa dinging Gunung Merapi tersebut diminati beberapa wisatawan mancanegara. Seperti dari Malaysia, Perancis, dan Tiongkok. “Umumnya wisatawan datang secara rombongan atau keluarganya dengan menggunakan kendaraan roda empat, terutama bus,” kata Direktur Badan Pengelola Ketep Pass, Santosa, kemarin. Kabag Administrasi Yuno Agus Nomo Adi BA, mengemukakan liburan sekolah ini jumlah pengunjung naik empat hingga lima kali lipat dari hari biasa yang rata-rata 500 orang. “Selama libur tiap hari rata-rata 2.000 sampai 2.500 orang yang rekreasi ke sini. Minggu (27/6) malah mencapai 4.000 orang,” tuturnya. Dari plat nomor kendaraan mereka berasal dari sejumlah daerah di Jateng, Jogja, Jatim, Bali, Jabar, Jakarta dan Sumatra. Sedangkan turis asing lebih banyak yang menggunakan jasa biro-biro perjalanan. Keramaian pengunjung, diperkirakan akan berlangsung sampai akhir masa liburan sekolah 11 Juli 2010. Di Ketep Pass para wisatawan menikmati panorama Gunung Merapi dan Gunung Merbabu yang indah. Belakangan dua gunung itu tampak jelas antara jam 08.00-09.00. Setelah itu tertutup kabut. Pada kesempatan itu wisatawan banyak yang menyewa teropong Rp 3.000/30 menit untuk melihat detail puncak Gunung Merapi, sambil menikmati jagung bakar yang banyak dijual di kawasan objek wisata itu. Selain itu pengunjung bisa menyaksikan film yang diputar di Volcano Theater, berjudul Merapi Energi Kehidupan untuk melengkapi film lama Nafas Bumi Merapi. Atau panel dan foto terbaru Gunung Merapi yang dipasang di Volcano Centre. Sejak BPOW Ketep Pass dioperasikan Januari 2007 jumlah kunjungan wisatawan naik. Fasilitas dan jenis objek wisata di Ketep Pass terbatas. Karena hanya ada tiga jenis yang ditawarkan, panorama alam gunung, Volcano Centre dan Volcano Theater. Sehingga pengunjung merasa “sebentar”. Padahal untuk sampai lokasi objek wisata mereka menempuh perjalanan jauh. (dem)
|