Kamis, 09 September 2010
Giliran Panser Bertekuk Lutut
Slovenia v AS Berakhir Seri 2-2

JOHANNESBURG – Satu per satu tim unggulan menuai malu dalam Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Setelah Spanyol takluk dari Swiss 0-1, disusul Prancis dipermalukan Meksiko 0-2, serta tuan rumah Afsel dihajar Uruguay 0-3, tadi malam WIB (18/6) giliran Jerman bertekuk lutut pada Serbia, 0-1.
Dengan kekalahan Jerman itu, persaingan di grup D semakin ketat. Sebab, tiga tim di grup D, yakni Jerman, Ghana, dan Serbia, memiliki koleksi poin sama, yakni tiga poin. Bedanya, Jerman dan Serbia telah memainkan dua pertandingan, sedangkan Ghana baru akan melakoni laga kedua melawan Australia malam nanti.
Jerman yang tampil perkasa pada laga perdana dengan mengalahkan Australia 4-0 itu sebenarnya lebih menguasai pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth, tersebut. Hanya, lini pertahanan Serbia yang digalang Nemanja Vidic dkk begitu kukuh sehingga sulit ditembus.
Terus menekan tapi selalu gagal mencetak gol membuat para striker tim Panser (julukan Jerman) mulai frustrasi. Puncaknya, pada menit ke-36, Miroslav Klose membikin kesalahan fatal. Striker Bayern Munchen itu melanggar keras kapten Serbia Dejan Stankovic.    
Akibatnya, wasit asal Spanyol Alberto Undiano Mallenco memberikan kartu kuning kedua dan Klose harus keluar lapangan. Kekurangan pemain yang dialami Jerman mampu dimanfaatkan Serbia. Giliran mereka tampil menekan.
Alhasil, hanya berselang dua menit dari diusirnya Klose, Serbia bisa menjebol gawang Jerman yang dikawal kiper Manuel Neuer. Gol tersebut dicetak winger Milan Jovanovic pada menit ke-38 setelah menerima umpan dari striker Nicola Zigic.
        Sejatinya, Jerman memiliki kesempatan menyamakan skor melalui titik penalti pada menit ke-60. Itu terjadi setelah Vidic menahan bola dengan tangan di area terlarang. Sayang, eksekusi Lukas Podolski mampu ditepis kiper Serbia Vladimir Stojkovic.
    Kegagalan Podolski mengeksekusi penalti membuat dirinya masuk ke catatan rekor buruk. Sebab, itulah kali pertama pemain Jerman gagal mengeksekusi penalti pada pertandingan reguler sejak Piala Dunia 1974.  
     Serbia, sebelum berpisah dari Yugoslavia, sempat enam kali bertarung dengan Jerman dan hanya sekali meraih kemenangan pada 1962. Itu berarti sudah 38 tahun mereka tak pernah menang atas Jerman.  
       ’’Saya merasa babak kedua seperti bukan 45 menit, tapi seperti dua tahun lamanya. Kami mengalahkan Jerman setelah 38 tahun dan itu jelas sesuatu yang sangat spesial bagi kami,’’ ungkap Milan Jovanovic, striker Serbia, sebagaimana dikutip AP.
       Sementara itu, dalam pertandingan lain, Slovenia gagal mencatat sejarah. Setelah merebut kemenangan pertama di Piala Dunia saat melawan Aljazair, tim besutan Matjaz Kek itu mengincar lolos ke perdelapan final. Sayang, impian tersebut belum tercapai karena dalam pertandingan tadi malam mereka ditahan seri oleh Amerika Serikat (AS) 2-2.
         Bermain di Ellis Park, Johannesburg, impian Slovenia sempat membuncah begitu unggul 2-0 pada babak pertama lewat gol Valter Birsa pada menit ke-13 dan gol Zlatan Ljubijankič pada menit ke-42. Skor 2-0 bertahan hingga jeda turun minum.
        Namun, pada interval kedua, The Yanks (julukan AS) mengejar ketertinggalan. Baru tiga menit babak kedua berjalan, Landon Donovan menjebol gawang Slovenia. Setelah itu, Michael Bradley menambah gol pada menit ke-84.
        Lantas, tendangan Maurice Edu setelah menerima umpan dari Donovan mampu menjebol gawang Slovenia yang dikawal Samir Handanovic menjelang laga berakhir. Sayang, wasit Koman Coulibaly menganulirnya karena dinilai terjadi pelanggaran.
        Meski begitu, hasil seri tersebut membuat Slovenia tetap memuncaki klasemen grup C dengan koleksi empat poin, sedangkan AS di posisi kedua dengan mengemas dua poin. Inggris berada di posisi ketiga dengan satu poin, tapi baru melakoni laga kedua dini hari tadi melawan Aljazair. (ham)
 
Banner
Copyright © 2008 PT. Yogyakarta Intermedia Pers. All rights reserved.