Kamis, 09 September 2010
DUTA EXIT: Agnes Monica dalam jumpa pers di Hard Rock Café Jakarta kemarin

DUTA EXIT: Agnes Monica dalam jumpa pers di Hard Rock Café Jakarta kemarin

JAKARTA- Kekuatan Agnes Monica,23, sebagai public figure dimanfaatkan untuk menyebarluaskan pesan tentang human trafficking. Oleh pihak MTV Indonesia,  artis multitalenta itu didapuk menjadi duta MTV Exit (End Exploitation and Trafficking) Indonesia. Kampanye tentang perdagangan orang yang dilakukan lewat konser musik itu akan digelar di lima kota mulai 2 Mei mendatang. Agnes menjadi salah seorang penampil.

 

 

Dengan menjadi duta MTV Exit ini otomatis kesibukannya jadi bertambah. Meski begitu Agnes tetap merasa mendapat kehormatan ketika diberi tanggungjawab ini. Apalagi konser ini nantinya akan ditayangkan di Asia dan juga Eropa, karena kampanye itu dilakukan secara terpadu. ’’Buat saya ini kehormatan. Saya memang tidak bisa melakukan banyak hal, tapi saya bisa bicara ke media karena punya kekuatan untuk itu,’’ katanya kemarin (26/4) di Hard Rock Café Jakarta.

Salah seorang juri Indonesian Idol ini sadar sepenuhnya, dengan profesi dan pencapaian yang dia jalani hingga saat ini menyebabkan masyarakat berekspektasi besar terhadapnya. ’’Mereka pasti menaruh harapan besar pada saya. Dan saya harus bisa memegang tanggung jawab itu,’’ tegasnya. Sehingga pelantun Godai Aku Lagi ini harus memiliki priorotas, mana yang harus diutamakan.

Tak jarang Agnes harus mengesampingkan urusan pribadinya seperti pacar. Hingga kini, artis cantik itu belum memiliki kekasih. Tapi dia berpendapat tidak memiliki kekasih bukan berarti tidak beruntung. ’’Daripada punya pacar tapi menyakiti kita terus, itu malah lebih tidak beruntung,’’ katanya.

Diakuinya memang terkadang ada keinginan berhubungan dengan seseorang. Tapi dia juga harus membuat keputusan. ’’Saat hubungan yang kita jalani justru membuat kita jadi manusia yang lebih buruk, kenapa harus dipertahankan. Saya pernah merasakannya. Sebagai perempuan kita pasti ingin mempertahankan hubungan itu. Tapi ingat, kita harus jadi perempuan yang pintar,’’ ucapnya panjang lebar.

Dan Agnes lalu memilih untuk menjadi perempuan yang pintar. Dia tidak larut dalam masalah percintaannya tapi justru mencetak prestasi dengan karirnya. ’’Memang terkadang itu menjadi keputusan sulit tapi saya perlu konsentrasi penuh untuk jadi yang terbaik. Dan untuk itu saya butuh orang-orang terbaik yang support,’’ lanjutnya.

Peraih penghargaan MTV Artist of The Year tahun 2009 ini juga menekankan kalau dirinya adalah seorang manusia, sama seperti lainnya. Di atas panggung, Agnes memang selalu menyuguhkan tontonan yang maksimal. Tapi begitu turn, dia tak jauh beda dengan perempuan seusianya. ”Terkadang orang sika lupa, mereka hanya melihat aku dpanggung yang tidak pernah sedih. Di luar itu saya sama seperti lainnya. Hanya saja saya punya kekuatan untuk mengendalikan diri saya sendiri,’’ ucapnya. (jan/ayi)

 

 

 

 
Banner
Copyright © 2008 PT. Yogyakarta Intermedia Pers. All rights reserved.