Berwisata ke Jogja, sempatkan untuk mengunjungi Desa Wisata Budaya Grogol terletak di Dusun Grogol, Margodadi, Seyegan, Sleman, Yogyakarta. Akses jalan yang relatif cukup bagus, ditambah dengan pemandangan alam yang indah, aneka pertunjukkan seni budaya yang menarik, dan tentu saja kuliner tradisional yang menggoda selera.

Di antaranya seperti tumpeng sego gurih, nasi pecel, sego megono, sego gudeg, caranggesing, dog gludug, dan lain sebagaianya. Udara desa yang masih relatif sejuk dengan angin yang sepo-sepoi seakan memberikan suasana relaks tersendiri. Cocok untuk outbond, trekking, berpetualang menyusuri Gunung Ampon, gathering, wisata keluarga, dan lain sebagainya. Hal yang tidak kalah penting tentu adalah sambutan hangat dari warga masyarakat setempat yang cukup ramah.

Desa Wisata Grogol kerap mendapat sebutan sebagai desa budaya. Hal ini dikarenakan potensi seni budaya setempat yang masih lestari. Berbagai kekayaan seni budaya dimiliki, seperti ketoprak, wayang orang, wayang kulit, kuda lumping, karawitan, cokekan, keroncong, dan lain sebagaianya.

Hal ini tidak lepas dari masih aktifnya sejumlah sanggar seni budaya di sana. Jika Anda ingin belajar seni budaya tradisional setempat, singgahlah ke Sanggar Wijaya Kusuma, Sanggar Bujo Gati, Sanggar Sekar Rinonce dan Sanggar Ki Sarju. Sangat menarik bukan?
Hal yang tidak kalah menarik adalah daya tarik berupa adat masyarakat yang masih terus terpelihara. Di antaranya seperti upacara adat daur hidup Jawa seperti mitoni, tingkeban, jagongan, bancakan, tedhak siten, dan lain sebagainya. Selain itu juga ada upacara adat nethonan, panggih pengantin, wiwit, serta nyadran.

Setiap 21 hari, tepatnya pada hari Jumat Pahing, masyarakat setempat juga mengadakan upacara pamidangan. Ini adalah upacara adat untuk tolak bala yang dilakukan di patilasan yang dipercayai sebagai peninggalan Sunan Kalijaga yang merupakan salah satu dari walisongo.(jiong)