AKSI SOSIAL: Selain menghibahkan tanah, warga Kelurahan Wukirsari meluncurkan website resmi Desa Wisata Pucungrejo kemarin (17/5).
BANTUL – Keputusan sebagian warga lima padukuhan di Kelurahan Wukirsari patut diapresiasi. Itu karena mereka rela menghibahkan tanah untuk mendukung upaya pengembangan Desa Wisata Pucungrejo. Warga yang peduli pada sek-tor pariwisata itu berasal dari Padukuhan Dengkeng, Nogosari II, Karangtalun, Karangasem, dan Jatirejo.

Giyono Edi Siswanto, salah seorang pe-ngurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdar-wis) Desa Wisata Pucungrejo mengatakan, kerelaan warga didasari kesadaran akan potensi pariwisata di wilayah mereka. Seperti petilasan perang Presiden Kedua RI Soeharto atau air terjung Pangkat yang terletak di kawasan perbukitan.

Namun, selama ini jarang ada wisatawan menjamah Pucungrejo akses jalan tidak memadai. Selama ini, wisatawan harus menempuh jalan sejauh sekitar 3,5 kilometer menuju objek wisata tersebut dengan jalan kaki. Menurut Giyono, akses jalan yang terbangun saat ini hanya sejauh satu kilometer, dengan lebar 4,5 meter.

“Nah, tanah yang dihibahkan itulah yang nantinya dibangun akses jalan baru,” ucap-nya disela acara peluncuran website Desa Wisata Pucungrejo kemarin (17/5).

Pembina Desa Wisata Pucungrejo Rofiq menambahkan, agar lebih menarik perha-tian calon pengunjung, pengelola desti-nasi di wilayah Imogiri itu berencana me-lengkapi fasilitas dengan paket pariwisata. Kedepan, tak hanya air terjung Pangkat dan petilasan Soeharto yang dijadikan andalan. Sebagian kawasan akan disulap menjadi spot-spot atau semacam gardu pandang untuk menyaksikan indahnya panorama perbukitan. Untuk menjaring lebih banyak wisatawan, Pokdarwis juga meluncurkan website: www.wisatapucungrejo.com. Website tersebut memuat aneka informasi tentang fasilitas Desa Wisata Pucungrejo. (zam/yog/ong)